[ endhoot ]

endhoot at the first time being BLOGger was so GO-BLOG for nge-BLOG in the BLOGspot and made a JE-BLOG one

Monday, October 17, 2005

Gue Norak! (part 2)


Setelah Gue Norak! part 1 lalu, Jum'at - Sabtu kemaren, 14 - 15 Oktober 2005, Gue Norak! part 2 muncul....hhuhuehahuheuhahha..... Dan seperti yang part 1, part 2 juga ga ada sekrinsyut, sorry yeee.... biarin dibilang basbang en ga valid juga, pokoke I was HAPPY! Hihihiih.....

Begini ceritanya, Jum'at pagi mang ojeg langganan bilang kalo ga bisa antar jemput kita (Ory, Hanifa, Fitri, gue) karena lagi sakit mata. Terpikir olehku saat itu 'Wah alamat pake angkot neh, malesnya berganti2 angkot..huh!' But suddenly, otakku memunculkan sebuah ide cemerlang! Ku ambil henpon, pencet...pencet... jempolku menari dan mengirimkan sebuah SMS ke pemilik rumah di sebrang. Intinya : Mas, aku boleh nebeng ga? and he let me to join him. Yihhaaaa....!! YES!!!

Mandi dan bersiap diri, tepat pada saat aku selesai, he called me (wuiihh.... serasa merdu di telinga ketika dia memanggilku.... kekekekk...). Tapi seperti pada part 1, aku dipersilakan duduk di depan di samping supir, sedangkan dia di belakang, sitting there alone. Huh! Kenapa sih juga aku selalu di depan? Emang kenapa, emang ada apa kalo aku duduk belakang? Ok deh, whatever! Kita ngobrol sepanjang perjalanan (eleuh... perjalanan? emang seberapa panjang sih jalannya? cuma nebeng 2 km aja kok). Di tengah jalan, dia turun sebentar untuk beli sesuatu di toko bahan bangunan (beli gembok kalo ga salah), meanwhile aku nanya2 ke supirnya. Hanya 2 pertanyaan aja, yang pertama : di mana adiknya? Biasanya kan tampak di rumah. Jawabnya : di rumah orang tuanya, nemenin ibunya yang udah sepuh. 'Oh, good girl!' Pertanyaan kedua : mas dokter siapa pacarnya? harusnya supir sebagai pengantar ke mana2 tau ttg hal ini dong. Jawabnya : ga tau, ga tau udah punya ato belum ato masih cari2. Hhhmm..... berarti emang belum nikah.... sip deh!

Ga disangka, aku dianterin sampe deket banged ama kantor. Kok ga sekalian aja ya dianter ke kantor kan tinggal dikit lagi tuh....huhuhuuuuu..... dah dikasih tebengan kok ngelunjak! *jitak diri sendiri* Karena si Mas dulu kost di daerah Cisitu, dia selalu jalan kaki kalo mo ke kampus (FKG Unpad), dan selalu lewat jalan2 dan gang2 kecil, makanya aku dikasih tau untuk lewat jalan pintas yg ternyata jaln itu bener2 deket dan hanya bbrp langkah saja aku dah sampe di gerbang kantor. Makasih ya, Mas.

Kemudian Sabtunya, pagi2 aku SMS lagi : Mas, boleh nebeng lagi ga? and he let me to join him again! Alhamdulillah.... :) Kali ini lebih pagi berangkatnya, jam 07.00 (sedangkan kemarennya jam 08.00an). Langsung aku ngebut mandi dan bersiap2. Pas aku beres, pas dia mo berangkat. Dan seperti biasa aku tanpa disuruh langsung ambil posisi duduk di depan. Masuk mobil sambil ngelirik ke bangku belakang, 'Oh I see, barang2 dan alat2 praktek dia ada di kursi belakang, that's why aku selalu duduk di depan'. Then suddenly, he said that he was very very sorry coz ini kali terakhir aku nebeng, karena mobil Timor merahnya mo dijual, 'Oh no! Why?' karena dia mo ada keperluan yang sangat urgent. Dia tidak memerinci keperluan yang sangat urgent itu apa, dan aku juga tidak mao cerewet dan ingin tau untuk apa, hanya saja I think that itu untuk keperluan dia mo nikah? 'Oh NO!!!'

Emang ga jodoh ya, katanya. 'What? Ga jodoh apa?' Oh, aku yang ga jodoh dalam hal tebeng-menebeng ini, bukan ga jodoh ama dia, belum tentu.....hihihiihi... PD banget yaks.... tetap optimis! Baru juga 2x nebeng, ugh! Untuk menghiburnya dan juga untuk menghibur diriku sendiri aku hanya mengharapkan bahwa dia akan mendapatkan gantinya (mobil maksudnya) yang lebih bagus, jadi ntar aku bisa nebeng lagi. Amien, katanya. Kali ini perjalanan tidak banyak percakapan terjadi, padahal many questions bersliweran di benakku (mo nikahkah dia? supir di kemanain? trus kalo ga ada supir lagi, dia sama siapa di rumah? sendirian? and so on), cuman entah kenapa aku ga berani menanyakannya, takut dikira usil-lah, pengen tahu urusan orang-lah, ceriwis-lah, and so on. Aku masih ada rasa sungkan dan segan ke dia, apalagi kita yang ga deket2 amat.

Kali ini dia ga bisa nganterin aku sampe deket kantor, jadi aku turun, say goodbye, "Daaaghh...," ucapnya, dan aku meneruskan perjalanan ke kantor dengan berjalan kaki, karena kalo pake angkot kok rasanya nanggung. Kata dia juga, lumayan buat olahraga. Eh, tapi ternyata lumayan juga euy... Dengan kondisiku sebagai penderita asthma, beberapa ratus meter itu dapat membuatku terengah2 dan tersengal2, apalagi jalannya agak menanjak, apalagi di bulan puasa ini, mana ga bisa pake inhaler lagi (batal, kata koh Fahmi), untunglah... Alhamdulillah aku dapat melaluinya tanpa harus kumat sesak napasnya, dan lumayan berkeringat sih. Untung ga pake sepatu hak tinggi, untung pake sepatu kasual. Yah itung2 olahraga deh... ;p

So, it was my last time bisa nebeng mobil merah(meriah)nya. Gak bisa lagi denger suara mobil dia berangkat tiap pagi. Gak bisa lagi denger suara khas mobilnya tiba jam 20.30-an saat dia pulang dari prakteknya. Gak bisa lagi liat mobil merahnya bersliweran di komplek. Gak bisa lagi membiarkan mataku mencari2 nomor mobilnya bila aku melihat sedan merah di jalan. Tapi aku tetep bisa SMS kan ato maen ke rumahnya...... hehehhehe..... tetap semangat ya!

Labels:

7 Comments:

At October 17, 2005 9:32 AM, Anonymous Joan said...

Huehehe, seru, seru!Tapi kalo pak dokternya sampai gak pakai sopir, ntar kalo ada mobil baru, Bunda kan jadi duduk bareng dia...? Atau kalau masih ada sopir, bilang adza, "Mas, sesekali sopirnya disuruh istirahat adza, duduk di belakang, gitu..." :-p

 
At October 17, 2005 10:40 AM, Anonymous masdokter said...

oh aku diomongin disini toh.

bukan, mobilnya dijual karena mau operasi kelamin...

 
At October 17, 2005 11:56 AM, Blogger Alex darkrooms said...

Coba skr nebeng suster, dokter udah skr coba suster....kekekekkk

 
At October 17, 2005 2:04 PM, Anonymous Victor Wibisono said...

Oh my god...

Pak dokternya udah tau lho Bunda... Becareful!!

 
At October 19, 2005 12:49 PM, Anonymous budiw said...

kasihan endhoot...
salah satu cara untuk berhemat..

--budiw

 
At October 21, 2005 12:37 PM, Anonymous Dian Ina said...

oooo, bunda naksir pak dokter?

 
At March 25, 2007 10:20 PM, Anonymous Anonymous said...

Hi there, I have read your blog and you have a very good post and blog. I certainly agree with your blog articles or should I say issue you are discussing. In fact, you should add more articles with regards to your subject more often so that I can come visiting to your blog. How often do you find new and research stuff? Are there any opportunities that I can contribute to your blog. I believe other blog readers would love to read more related stuff. This way, your PR rank for this blog will raise if more visitors are coming. Keep up the good work! Eddy. Get Your Asthma and Allergy Secrets in Just 17 Minutes A Day! and get your health back fast!

 

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home

Wall of Sh[F]ame