[ endhoot ]

endhoot at the first time being BLOGger was so GO-BLOG for nge-BLOG in the BLOGspot and made a JE-BLOG one

Thursday, May 27, 2010

Indischetafel

Indischetafel adalah nama sebuah tempat makan di daerah jl. Sumatra No. 19, Bandung. Bangunannya bergaya kuno ato lebih tepatnya bergaya Belanda, sesuai dengan namanya. Aku ke sana dalam rangka menemani saudara yang sedang ke Bandung dan tempat ini direkomendasikan oleh seorang tetangga di komplek.



Bagian teras terdapat beberapa meja dan kursi rendah seperti layaknya furniture untuk teras, juga sebagai tempat untuk makan dengan suasana santai. Masuk ke dalam, disambut ruang pertama yang menjadi tempat pembayaran dan juga merupakan toko kue kering. Masuk ke ruang kedua, seperti rumah pada umumnya, terdapat ruang yang luas yang dipergunakan untuk ruang makan. Di sini ada beberapa set meja dan kursi makan, ada 1 yang besar (untuk 6-8 orang) dan beberapa yang kecil (untuk 4 orang). Di sudut ruang tersebut ada sofa. Sementara di beberapa ruang lain yang agak lebih kecil juga terisi dengan meja dan kursi makan untuk keperluan yang lebih private. Maksudnya bisa diperuntukkan sebagai tempat meeting (sambil makan tentunya), untuk keluarga, dan untuk yang ga ingin terlalu terganggu dengan pengunjung lainnya. Kesimpulan: tempatnya cukup nyaman untuk beramai2 makan bareng di situ.







Untuk makanannya mulai dari yang menu Indonesia sampai ke menu Barat. Untuk rasa... rata-rata enak di lidah sih. Aku pesen steak lidah dengan saus keju. Yummy!!! Cuman bagiku yang gak terlalu suka keju sausnya bikin eneg. Kalo dikit aja sih enak, tapi begitu menghabiskan 1 porsi ya eneg :p



Yang lainnya pada pesen rib, dori steak, dan entah itu si Ory pesen 2 menu apa aja, yang satu bersosis dan satu lagi steak naon gitu :p







Menu-menu yang lain liat aja di buku menunya ya...







Untuk harga... ya so so lah. Termasuk ke menengah lah. Btw, waktu itu sih ditraktir jadi ya EGP... hehehhehhehe....

Labels: , , , ,

Sunday, May 16, 2010

SDDN




SDDN
?
Apa itu?

SDDN adalah kantor di mana aku bekerja selama ini. Sebuah Perseroan Terbatas bernama Sigma Delta Duta Nusantara yang kemudian disingkat menjadi SDDN. Berdiri sejak tahun 2000, tepatnya di bulan Agustus, dan aku bergabung di bulan Oktober 2000. Setelah malang melintang di dunia persilatan kerja based-on project semenjak Desember 1997 di Bandung, akhirnya aku bekerja menetap juga di akhir tahun 2000, dan sampai sekarang aku masih setia dengan SDDN.

Di awal berdirinya bidang utama SDDN adalah vehicle tracking dengan menggunakan teknologi GPS, Global Positioning System, atau AVL, Automatic Vehicle Location, yaitu melacak keberadaan suatu kendaraan. Sementara ini media komunikasi yang SDDN kembangkan adalah melalui radio dan GSM (SMS dan GPRS), sedangkan untuk satelit belum karena masih terhitung mahal biayanya (ada yang mau jadi investor ga nih? hihihihihihiii....).

Seiring dengan berkembangnya jaman, ada pelebaran sayap dalam bisnisnya. Tidak melulu terpaku pada AVL, bidang lainpun dirambah SDDN. Salah satunya adalah Epigoni, yaitu suatu software yang membantu menyederhanakan pembuatan aplikasi database. Lengkapnya baca aja sendiri di sini :p Selain itu ada lagi satu produk bernama Qur'an Player. Dan untuk lebih jelasnya lagi sih, mending liat langsung deh ke situsnya yang beralamat di http://sddn.co.id/

You know what? It's my comfort zone! Very!
Ini dikarenakan rasa kekeluargaan yang kental, orang2nya yang baik hati dan tidak sombong, pinter2 pula, tidak ada persaingan karir (lha apa yang mau dipersaingkan? wong mereka expert di bidang masing2 (expert di area kantor mangsutnya :p ). Santai tapi serius. Itulah kami :)

Sempat 3 kali pindah lokasi kantor karena masa sewa habis, si empunya rumah gak mau perpanjang lagi, dan tentu saja karena kami mencari lokasi yang nyaman untuk bekerja. Lokasi pertama, deket ma mie ayam dan es duren Sakinah. Lokasi kedua, sebelahan ama ayam bakar MP (dan hampir tiap hari menjadi menu makan siangku dan gak pernah bosen!). Lokasi ketiga, yang sekarang ini, deket ama Waroeng Unagi, deket ama Dago Tea House. Dan yang jelas selalu menjadi lokasi kopdar temen2 gajahku :p

Namanya perusahaan ya pasti ada saatnya itu roda di atas ato di bawah. Di saat berada di bawah tak membuat kami patah semangat. Dan ketika berada di atas tak membuat kami menjadi lengah. SDDN pun merupakan tempat ideal sebagai tempat menimba ilmu dalam bidang IT, karena berisi orang2 yang melek IT. Sebagian besar merupakan lulusan ITB dan pernah menjadi pengajar di PIKSI-ITB. Tapi kenapa belum aku manfaatin kesempatan untuk menimba ilmu itu ya? Huh! Dasar pemalas! *getok2 kepala sendiri*

Yah begitulah, bagaimanapun aku masih belum bisa melepaskan diri karena aku masih cinta SDDN!

Labels: , , , ,

Thursday, May 06, 2010

Tangtangan: Kurangi Nasi

Sepertinya problem utama semua wanita di dunia itu sama ya. Berat Badan. Sebagian pengen nambah berat, sebagian (besar) lagi pengen nurunin berat.

Kesimpulan yang semena-mena sih :p Tapi ya kalo nanya ke aku ya jawabnya sih kemungkinan besar emang berat badan, selain problem yang satu lagi itu tuh :p Gimana enggak problem, coba ya kita urut kronologis angka-angkanya.

SMA (1988-1991) angka berkisar di 42-43. Kuliah (1992-1997) angka mulai naik ke 46-48. Kerja (sejak 1998-sekarang) angka tersebut melesat hampir mencapai 60. Oh damn! Bandung memang nyaman amat sangat sekali. Udara yang sejuk. Kuliner yang bertebaran di mana-mana. Kuliner yang memanjakan lidah. Plus faktor males olahraga juga ikut andil.

Berbagai cara (tapi belum semua) udah dipake. Yang terakhir pake totok. Mikirnya ditotok kayak di cerita2 silat/kungfu gitu. Ternyata cuman dicubit di perut, lengan atas, dan paha. Gak sampe memar sih lha emang bukan dicubit kok tapi kayak dicubit gitu. Dikasih teh yg berasal dari daun2an kering (entah dari taneman apa aja), juga minum kapsul yg berisi bubuk daun2an dari dia (daun ganja? :p). Dan mengurangi mengkonsumsi sambal/pedas, air dingin/apapun yg dingin, cuka, dan soda. Lumayan berhasil sih, bisa turun sampe 4-5 kilo gitu dalam sebulan. Terutama juga segala lingkar2 mengecil juga: lingak perut (ato pinggang ya?), lingkar paha, lingkar lengan. Paling keliatan ya di lingkar perut lah. Tapi berhubung waktu itu sebentar lagi Lebaran, yang mana mudik dan makan enak, berhubung masalah keuangan juga, akhirnya terapi ini dihentikan. Dan sekarang kembali menuju angka 60 lagi. Damn!!!

Udah gitu ntar sekitar akhir Juni aku diminta sepupuku untuk jadi penerima tamu di kawinan anaknya (berarti keponakanku), Juli ada kondangan, Agustus ada kondangan.... duuhhhh... hyuk mareeee kurus!

Jadi, aku mo challenge myself lagi. Kali ini tantangannya adalah Pantang Nasi selama bulan Mei 2010. Etapi dengan segera tantangan itu aku ralat menjadi Kurangi Nasi. Kalo ga makan nasi sama sekali dari mana akan dapat energi? Ya gak? Ya gak? Ya gak?

Kalo pantang nasi sepertinya terlalu ekstrim. Disarankan sih kurangi nasi/karbohidrat. Pagi usahakan untuk sarapan, siang makan secukupnya, malem hindari nasi. Dari kemaren udah mo mulai tapi kok kemaren badan masih rada ga fit. Hari ini mo mulai juga tapi kok lauknya ikan dan sambal dan tahu goreng. Eughhh.... Dan malem ini mo kopdar makan bebek di Warung Legoh di depan SMA Aloysius di jl. Sultan Agung No. 9, yang katanya enak, yang katanya murah. Aaarrgghhhhh....

note:
Sekrinsyut nyusul yak!

Dan ini sekrinsyutnya:


Update:
Sepertinya tadi malam aku lapar plus bebek bakar madu-nya enaaaakss!!! Manis dan empuk sekali daging bebeknya! Sambelnya juga sedap! Sehingga 1 porsi nasi lenyap ke dalam perutku, gagal niyatku untuk mengurangi nasi :p dan ketika tinggal 1 suapan terakhir, aku baru ingat kalo aku belum moto itu bebek bakar madunya!!!

Labels: , , , ,

Wednesday, August 12, 2009

[basbang] Trip to Palembang - Day 5

Hari 5
Selasa, 10 Juni 2008

Pagi2 dibangunin ama Rieri, mo diajak sarapan. Pilihannya antara bubur ayam ato mie celor. Diputuskan untuk nyabu aja. Aku, Rieri, Deden, dan Hendra (sepupu Rieri) pergi ke stadion (ga jadi ke Kambang Iwak). Buburnya berkuah juga, kuah semur kali ini. Yah gitulah rasa bubur, udah encer dipakein kuah ya tambah encer. Tak lupa nyobain bentar ke Taman Refleksi. Aduh... sakit juga telapak kakiku tanda banyak yang ga beres di tubuhku.





Sekarang waktunya cari oleh2! Karena sisa duit tinggal dikit, kita beli pempek dan kemplang di pasar Cinde saja, dan jumlahnya juga disesuaikan dengan uang yang ada di dompet aja :p Setelah dapet semuanya, kita pulang dan beres-beres.



Jam 15.30 kita berangkat dari rumah. Pamitan dulu dan makasih Bi Ani, Wiwit, dan Hendra atas tumpangan tempat tidurnya, moga2 nanti bisa maen ke Palembang lagi. Dan seperti berangkat, pesawat kena delay lagi. Tapi Alhamdulillah aku pulang dengan selamat ke Bandung pada jam 23.30. It's a great experience! Really!!!









DAN INILAH HASIL PERBUATAN DEDEN + RIRI SETELAH SETAHUN:


Aby eh Athar
Klik by Mahen

Link related:
- [basbang] Trip to Palembang - Day 1
- [basbang] Trip to Palembang - Day 2
- [basbang] Trip to Palembang - Day 3
- [basbang] Trip to Palembang - Day 4

Labels: , , , ,

Wall of Sh[F]ame